Halaman


Minggu, 17 September 2017

Teruntuk kamu!

Teruntuk kamu yang selalu ada di hati.
Terlalu banyak orang lain yang berfikir jelek tentang kamu, terlalu banyak orang lain tidak suka dengan kamu.
Meskipun semua apa yang dibicarakan mereka memang benar, aku tidak pernah menutup mata, aku tidak pernah menutup telinga.
Aku melihatnya, aku pun mendengarnya.
Kmu tau apa yang terdapat di benak ku sekarang?
Aku benci dan aku muak dengan semuanya!!...
Karna apa?
Karna aku tidak pernah mendengar langsung dari mulut kamu.
Tak sedikitpun kejujuran itu kmu perlihatkan, kau ajarkan aku pikiran,hati dan ucapan syncrn tapi nyatanya kmu pun sndri seperti itu.
Lebih baik sakit krna kamu jujur, dari pada aku harus mendengarnya dari orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar